Tour De Lombok (4) : Malimbu, Suguhan Keindahan Gili Dari Atas Bukit

ML1Perjalanan berikutnya setelah menyusuri Gili Trawangan adalah bukit Malimbu. Dari pelabuhan Bangsal (pelabuhan menuju gili trawangan), sekitar 10 menit menuju ke arah pantai Senggigi, kita akan disajikan pemandangan yang sangat menakjubkan, Bukit Malimbu. Ya, Bukit ini merupakan daratan tinggi terusan area Pantai Senggigi yang terletak di kabupaten Lombok Barat, NTB.

ML5Setibanya di Bukit Malimbu, ada pemandangan yang menakjubkan di depan mata. Bentangan laut biru di depan mata dengan ombak-ombak kecilnya terlihat jelas di depan mata. Hutan-hutan hijaunya membentang membentengi hamparan pasir putih di depannya.  Nyiur melambai disepanjang pantai. Saat cuaca cerah, gumpalan awan putih yang saling berkelompok menyempurnakan kecantikan langit Lombok. Kemana pun mata memandang, pemandangan di bukit ini sangat indah. Dari bukit ini juga, kita dapat melihat Trio gili (Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno) dari kejauhan.

Kalo anda merasa lapar dan haus di bukit ini, jangan khawatir. Ada beberapa warung  yang menyediakan ikan bakar  berikut Es Kelapa Muda sebagai minumannya. Harganya pun masih bisa dijangkau oleh Backpacker seperti kami. Ikan bakar dibandrol Rp. 15.000,-/ekor dan Es kelapa muda Rp. 6.000,-/buah. Nah, sangat murahkan…! Disekitar bukit ini juga banyak pedagang yang menjajakan cinderamata khas Lombok. Seperti  cincin, bros, yang terbuat  dari mutiara asli Lombok.

Di Bukit Malimbu juga tersedia parkiran yang luas dipinggir jalan. Ini memang sudah dipersiapkan oleh pemerintah setempat  guna menarik wisatawan yang berkunjung untuk mampir kesana. Banyak traveler mancanegara dan masyarakat sekitar terpesona oleh keindahan Bukit Malimbu. Sejauh mata memandang, semua keindahan tersajikan dengan begitu elok. Sangat Menakjubkan!
ML4
Jadikan bukit Malimbu sebagai destinasi yang perlu mendapatkan prioritas ya jika Anda ke Lombok. Apalagi jika Anda seorang fotografer, anda akan mendapatkan surganya Lombok ditempat ini. Pukul 15.30 WITA sampai 18.00 WITA, menjadi waktu paling ideal menanti sunset di tempat ini. Matahari yang berwarna kuning keemasan akan menyinari lautannya dan perlahan tenggelam. Inilah penutup hari yang sempurna untuk Anda.  Selamat menikmati. 🙂

Tour de Lombok (3) : Gili Trawangan, Alami Tanpa Polusi

ML2Berikutnya, setelah dari Pusuk Peak, kami meneruskan perjalanan ke gili trawangan. Memakan waktu sekitar 20 menit, tibalah kami di pelabuhan Bangsal, yaitu pelabuhan penyebrangan menuju Trio Gili. Sebelum menyebrang, kami menitipkan sepeda motor terlebih dahulu di sekitar pelabuhan. Jangan khawatir, tempat penitipan sepeda motor disana resmi kok yang dikelola sendiri penduduk setempat. Biaya penitipan pun hanya Rp. 5.000,-/motor. Jika Anda ingin menginap di gili trawangan, maka biaya penitipannya menjadi Rp. 10.000,- Nah, setelah itu jangan lupa beli tiket untuk menyebrang dengan perahu di loket yang sudah disediakan. Harganya cukup terjangkau yakni Rp. 10.000,-/orang.  Perahu yang digunakan berkapasitas 30 orang. Laut yang tenang, cukup membuat kita nyaman  selama perjalanan menggunakan perahu ini.

Welcome To Gili Trawangan

GT3Gili Trawangan adalah gili  yang terbesar dari ketiga pulau kecil atau gili yang terdapat di sebelah barat laut Lombok. Trawangan juga satu-satunya gili yang ketinggiannya di atas permukaan laut cukup signifikan. Kedua gili lainnya adalah gili meno dan gili air. Dari ketiga gili ini pula, gili trawangan-lah yang paling sering dikunjungi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara dikarenakan gili ini menyajikan suguhan pemandangan yang eksotis selain fasilitas diving dan snorkeling yang sangat memadai. Belum lagi hiburan malam yang disajikan hingga pagi hari memanjakan wisatawan. Seperti di Legian, Kuta, Bali, pulau ini juga menyediakan fasilitas penginapan sekelas hotel bintang tiga, spa, restaurant, dan bar yang menjamur sepanjang  pulau.

GT5Di Gili Trawangan (begitu juga di dua gili yang lain), tidak terdapat kendaraan bermotor, karena tidak diizinkan oleh aturan lokal. Sarana transportasi yang lazim adalah sepeda yang disewakan oleh masyarakat setempat untuk para wisatawan dan cidomo, kereta kuda sederhana yang umum dijumpai di Lombok. Nah, jika anda tertarik mengelilingi gili ini menggunakan sepeda, anda cukup membayar sewa Rp. 25.000,-/jam dan diperkirakan sekitar 2 jam waktu anda untuk mengelilingi pulau eksotis ini. Jika anda menyewa cidomo, biayanya sekitar Rp.125.000,- untuk sekali perjalanan dan memuat  kurang lebih 5 orang.

GT1Air lautnya yang bersih dan jernih, membuat Gili Trawangan terlihat sangat eksotis. Begitupun dengan pantainya yang tak kalah bersih. Pantai dengan pasir putih ini terbentang begitu luas tanpa sampah berserakan. Memang benar, seluruh penduduk dan turis yang datang ke Gili Trawangan amat menjaga kebersihan pulau. Jadi tak heran bila pantainya begitu bersih, dan berkilau dengan pasir yang terkena sinar matahari. Nah, sangat indah bukan?

Tunggu postingan Tour de Lombok berikutnya, destinasi yang tidak kalah menarik di pulau Lombok. Lombok bukan Cabe…. 😛

Tour de Lombok (1) : Lombok, Negeri Seribu Masjid

PINK4Bulan Mei 2013 lalu, Saya berkesempatan tour ke pulau Lombok, Pulau impian nan eksotis dan tak kalah menariknya dengan pulau Bali. Berawal dari seorang teman yang menawarkan untuk melakukan perjalanan singkat yang penuh makna ini, kami bertiga, Saya, Arie (teman saya), dan Farrel (anak saya) menggunakan sepeda motor sebagai kendaraan. Dari rumah, Jimbaran, Bali, kami menempuh perjalanan sekitar satu jam untuk sampai di Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, Bali.

LB1Tidak menunggu lama di pelabuhan, setelah membayar tiket sebesar Rp. 101.000,- kami langsung memasuki kapal. Perjalanan menggunakan kapal ini cukup melelahkan lho. Bayangkan, sekitar 4 jam kita berada ditengah laut  selat Lombok. Kami disarankan untuk menyewa kamar oleh ABK yang harganya Rp. 40.000,-/kamar. Dengan alasan ingin menikmati sunset sore itu, kami tidak menyewa kamar. Alasan lainnya, perjalanan ini kami lakukan ala Backpacker. Jadi harus hemat.. 🙂

Adzan maghrib berkumandang saat kami tiba di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat. Yap, Pulau seluas 5.435 km² ini terkenal dengan Negeri Seribu Masjid. Dari sekitar 3,7 juta penduduknya mayoritas memeluk agama Islam.Tidak heran setiap  satu kilometer perjalanan, kami menemukan masjid dan adzan bergema dimana-mana. Kontras sekali dengan perjalanan kami selama di pulau dewata yang lebih di kenal dengan Negeri Seribu Pura itu.

LB2

Akhirnya sampai juga kami dipulau penuh pesona ini. Sesegera mungkin kami mencari penginapan di Kota Mataram yang jaraknya tidak terlalu jauh dari Pelabuhan Lembar, sekitar setengah jam perjalanan. Tidaklah sulit untuk mencari penginapan yang murah sesuai kantong kami (heheheh…). Wisma Seruni. Yap, Wisma milik pemerintah provinsi NTB ini dibandrol Rp. 60.000,-/kamar/malam. Cocok untuk yang melakukan perjalanan ala bagpacker seperti kami. Dengan fasilitas 3 Bed, TV, dan kipas angin sudah lebih dari cukup buat kami. Toh, kami lebih banyak melakukan perjalanan daripada berada di penginapan. Waktunya melepas penat, mengumpulkan energi untuk melakukan perjalanan menyusuri pulau eksotis esok pagi. Welcome To Lombok Island.

Ikutin terus ya, postingan tempat wisata yang kami kunjungi selama di Lombok. Mulai dari Pusuk Peak, Gili Trawangan, Bukit Malimbu, Senggigi Beach, Sade Village, Pantai Kuta, Pantai Aan, Pantai Pink, sampai jelajah Kota Mataram di Malam Hari. 🙂