Ternyata…(Part-3)

Ternyata…

Persaingan Bisa Merusak Semangat Tim.

Bener ga’ sich…?

Persangain selalu muncul dan kental mewarnai kehidupan di setiap tempat kerja.

Mari kita lihat hasil survei berikut ini :

Dalam sebuah survei yang dilakukan di Inggris, satu dari tiga karyawan mengaku sehari-hari bekerja dengan teman sekantor yang sangat atau cukup kompetitif.

Survei ini dilakukan oleh Investors in People dan YouGov, dan melibatkan 1.986 karyawan. Ditemukan, hampir separo (45%) dari mereka percaya bahwa persaingan bisa merusak semangat tim. Selebihnya, satu dari lima orang melihat bahwa persaingan merupakan faktor yang bisa memberikan dampak positif.

Ketika ditanya sebab-sebab munculnya persaingan di tempat kerja, lebih dari sepertiga menunjuk atasan sebagai sumbernya. Mereka percaya, para manajer membuat satu karyawan dengan yang lain saling berhadapan dalam semangat persaingan.

Nah lho…!

Lebih jauh, survei menemukan bahwa karyawan pria lebih cenderung melihat kompetisi di tempat kerja sebagai sesuatu yang positif. Di samping itu, karyawan pria juga lebih percaya bahwa mereka perlu bersaing untuk kemajuan karir mereka.

*Tersenyum gembira*

Menurut CEO Investors in People, Simon Jones, ambisi karyawan bisa memberikan pengaruh yang positif di tempat kerja, menggerakkan baik pengembangan personal maupun kinerja bisnis.

Namun, Jones mengingatkan, ada semacam tarik-menarik antara personal progress yang mendorong bisnis dan persaingan ketat yang merusak bisnis. Jika tak terkendali, kompetisi antarkaryawan bisa memecah belah, merusak semangat tim dan menimbulkan budaya saling curiga.

So, bersainglah secara sehat tanpa merusak semangat tim…
Zemangat… :D

18 Tanggapan ke “Ternyata…(Part-3)”

  1. ayuratna Says:

    Wajar-wajar aja ada persaingan di dunia kerja, asal persaingannya sehat, misalnya di bidang prestasi….jangan aja saingan dengan saling menjatuhkan…..

    Siiippp…

  2. Humorbendol Says:

    Masalah persaingan, tergantung masing-2 pribadi kan..? Kalo bisa “menerima” persaingan, hasilnya bakal bagus karena mereka akan berkompetisi secara sehat. Tapi bagi yang tidak bisa “menerima” persaingan, emang bisa memecah belah.

    Nah, diharapkan kita bisa menjadi pribadi yang bisa berkompetisi secara sehat… :D

  3. angga erlangga Says:

    Menurut sya persaingan itu tak hanya ditempat kerja saja.. ya memang tempat kerja lebih dominan… :)

    Nice post…

    Salam silaturahim… ;)

    Yaps, di sekolah or di tempat kuliahpun persaingan pasti ada. Semoga persaingan yang ada adalah persaingan yang sehat… :D
    Salaman…

  4. easy Says:

    persaingan sehat itu membuat kita terpacu untuk berbuat lebih kepada perusahaan.
    dan kepada para menejer penting banget tuh utk menciptakan suasana kerja yang menyenangkan..

    Siippp…

  5. achoey Says:

    Yup, bersaing secara sehat baru itu bisa menumbuhkan kualitas kinerja :)

    Siiippp…

  6. al-sabaliny Says:

    Dan tanpa persaingan, bagi beberapa atau banyak orang rasanya kurang semangat lho…

    Bener banget Bang. Dengan persaingan, kita lebih terdorong untuk bekerja lebih baik…

  7. nanzzzcy Says:

    persaingan?? sah-sah aja tuh.. asal secara POSITIP.. :)

    *memicingkan mata sambil melirik saingan disebelah*

    Lirikan matamu, menarik kantongku….*sambil nyanyi*
    wakaakkkkkk…

  8. bujanglahat Says:

    Selagi persaingan itu, tidak saling menjatuhkan dan sikut kanan sikut kiri, saya rasa, sah-sah aja rrel, kita jadi termotifasi untuk selalu aktif…

    Siipppp…

  9. rocknoida Says:

    lahh, bukannyya malah bagus tuh ???

    cuma negor n ade post baru di blog ane

    Lha, apanya yang bagus…?!?!?? *bingung*
    Tenang, pasti saya mampir…

  10. Agung Rahmatullah Says:

    Ya mas
    Aku pribadi lebih suka in-group saja
    Kompetisi iya, gotong royong ya
    Kan lebih bagus tuh

    Siippp…

  11. Ardy Pratama Says:

    yup! brsaingn dngn fair dan smngt.. artikelx ok pnya ni

    Yaps, terima kasih ya… :D

  12. ciwir Says:

    persaingan adaalah sebuah sunatullah.
    hidup memang bersaing, pesan suci dari Yang Maha Kuasa dalam kitab suci bahwa berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan.

    Siip, Kita diminta untuk berlomba dalam kebajikan, bukan dalam hal jelek…

  13. abindut Says:

    Selama persaingan dilakukan dengan jujur kenapa tidak, malah bisa menciptakan suasana kerja semakin menarik, memacu kreativitas, dengan syarat harus dengan jujur..
    BTW nanti ada Part-4 lagi nih..
    *Cari popcorn dulu ah*

    Tenang aja, tungggu tanggal maennya. Part-4 akan segera menyusul. coming soon…
    Siapin popcorn yang banyak ya…

  14. PeGe Says:

    Memang laki-laki lebih menganggap kompetisi = tantangan utk lebih maju.. Tapi bukan berarti gak ada perempuan yang juga berfikir begitu, kan?!!

    *Tersenyum lebih gembira*

    Malah kalo perempuan berani bersaing, itu sangat luar biasa… :D

  15. 1nd1r4 Says:

    Persaingan yang sehat idealnya malah memupuk semangat dan bukan melemahkan tim :)

    Bener banget Miss. Kalo sakit malah ga’ bisa bersaing… :mrgreen:
    wakakakkk…

  16. Herman Maulana Says:

    Jangan di teruskan Pertanyaan Pak Eko.,.. Itu yang membuat saya tidak seperti apa yang ada pa saya sebenarnya..!!
    HIkkkkkkk…….

    Maksudnya pertanyaan yang mana…? Yang Aussie itu ya…?
    wakakakakkk…. :D

  17. poenoe Says:

    Karena semua orang pengen jadi no satu ya otomatis ada persaingan untuk menjadi lebih baik dari yang lain. Tanpa adanya pesaing gimana bisa disebut no 1 ya nga?

    Persis kayak sekarang. Semua elit politik berebut jadi No. 1. Ga mau no.2. Ya khan…

  18. poenoe Says:

    Karena semua orang pengen jadi no satu ya otomatis ada persaingan untuk menjadi lebih baik dari yang lain. Tanpa adanya pesaing gimana bisa disebut no 1

    Uupppsss...


Tinggalkan Balasan